Rabu, 03 Desember 2014

Cara Menginstal Windows Server 2003 Dan ISONYA

Disini saya akan mendemonstrasikan atau lebih tepatnya menjelaskan bagaimana cara instalasi windows server 2003 (enterprise). Sedikit tentang windows server 2003 (enterprise), Windows 2003 Enterprise Edition {windows server 2003(enterprise)} merupakan produk yang lebih superior dibandingkan dengan edisi Standard dengan dukungan 8 Processor serta mendukung memory sampai 32GB dan 64GB pada versi 64 bit serta mendukung processor Itanium. Windows Server 2003 adalah sebuah versi sistem operasi Microsoft Windows yang ditujukan untuk pasar server korporat. Nomor versi internalnya adalah Microsoft Windows NT 5.2 build 3790. Dulunya dikenal dengan. NET Server, Windows .NET Server, atau Whistler Server. Sistem operasi ini merupakan kelanjutan dari sistem Windows 2000 Server. Ok, langsung saja ke proses instalasi. Berikut caranya:
Sebelum proses instalasi hal yang perlu di persiapkan adalah:
  • Laptop atau PC
  • CD/DVD Windows Server 2003 (enterprise)
Jika semua sudah dipersiapkan, langsung aja ke proses instalasi. Berikut caranya:
1. Nyalakan laptop/PC kemudian masukkan CD/DVD Windows Server 2003 (enterprise)nya setelah itu akan muncul gambar seperti dibawah ini:
129 300x165 Cara Instalasi Windows Server 2003 (ENTERPRISE)
KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR
2. Diatas terdapat 3 pilihan, yaitu: “ENTER=Continue”, “R=Repair” & “F3=Quit”
  • “ENTER=Continue” -> Melanjutkan proses instalasi.
  • “R=Repair” -> Memperbaiki, artinya jika kita sudah memakai Windows Server 2003 (enterprise) didalam laptop/PC kita kemudian Windows Server 2003 (enterprise) mengalami error/kerusakan maka kita bisa memilih perintah “R=Repair” yang artinya memperbaiki error, kesalahan dan kerusakan pada Windows Server kita.
  • “F3=Quit” -> Tidak melanjutkan/membatalkan proses instalasi. Karna disini kita akan menginstal Windows Server 2003 (enterprise) jadi kita pilih “ENTER=Continue” / tekan “ENTER”. Setelah itu akan memasuki proses “Windows Licensing Agreement” seperti pada gambar dibawah ini:
216 300x165 Cara Instalasi Windows Server 2003 (ENTERPRISE)
KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR
3. Pada proses diatas juga terdapat 3 pilihan yaitu: “F8=I agree”, “ESC=I do not agree” & “PAGE DOWN=Next Page”
  • “F8=I agree” -> Menyetujui proses lisensi agreement dan akan dilanjutkan ke proses selanjutnya.
  • “ESC=I do not agree” -> Tidak menyetujui proses lisensi agreement dan tidak akan dilanjutkan ke proses selanjutnya (membatalkan proses instalasi).
  • “PAGE DOWN=Next Page” -> Melanjutkan lembaran lisensi agreement.
Karna kita akan memulai instalasi, langsung saja pilih “F8=I agree”/tekan “F8”. Setelah itu akan muncul gambar seperti dibawah ini:
311 300x165 Cara Instalasi Windows Server 2003 (ENTERPRISE)
KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR
4. Diproses diatas adalah proses partition dimana kita diwajibkan membagi partisi/memilih tempat untuk sistem C untuk Windows Server. Jika laptop/PC tidak ada Operating System(OS)nya maka tampilannya seperti gambar diatas dan kita harus membuat partisi baru untuk Windows Servernya. Caranya adalah:
  • Tekan “C” untuk meng-Create Partition
  • Isikan ukuran partisi sesuai apa yang kita inginkan kemudian tekan “ENTER”
Setelah itu akan muncul gambar seperti dibawah ini:
48 300x165 Cara Instalasi Windows Server 2003 (ENTERPRISE)
KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR
5. Kemudian pilih dimana kita akan menempatkan “Sistem C:” Windows Server kita. Kemudian tekan “ENTER” maka akan muncul gambar seperti dibawah ini:
57 300x165 Cara Instalasi Windows Server 2003 (ENTERPRISE)
KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR
6. Pada proses diatas pilih yang paling atas karna untuk mempersingkat waktu instalasi setelah itu tekan “ENTER”. Kemudian akan muncul gambar seperti dibawah ini:
67 300x165 Cara Instalasi Windows Server 2003 (ENTERPRISE)
KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR
7. Setelah itu tunggu hingga proses diatas selesai. Kemudian akan muncul gambar seperti dibawah ini:
75 300x165 Cara Instalasi Windows Server 2003 (ENTERPRISE)
KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR

8. Pada proses diatas kita disuruh merestart laptop/PC kita. Tekan “ENTER” untuk merestart laptop/PC kita. Kemudian akan muncul seperti gambar dibawah ini :
84 300x225 Cara Instalasi Windows Server 2003 (ENTERPRISE)
KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR

9. Pada proses diatas kita tunggu saja hingga muncul seperti gambar dibawah ini :
94 300x224 Cara Instalasi Windows Server 2003 (ENTERPRISE)
KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR

10. Klik “Customize” untuk mengatur “Regional and Language” lalu akan muncul gambar seperti dibawah ini :
103 300x225 Cara Instalasi Windows Server 2003 (ENTERPRISE)
KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR

11. Pada pilihan “Regional Options” ganti sesuai dengan negara kita, misalnya : Indonesia. Kemudian klik/pilih “Advanced” maka akan muncul gambar seperti dibawah ini:
1111 300x225 Cara Instalasi Windows Server 2003 (ENTERPRISE)
KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR

12. Pada “Language for non-Unicode programs” ganti sesuai dengan negara kita, misalnya : Indonesia. Kemudian klik “OK” setelah itu klik “Next” maka akan muncul gambar seperti dibawah ini :
1210 300x225 Cara Instalasi Windows Server 2003 (ENTERPRISE)
KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR

13. Pada proses diatas isikan “Name” &  “Organization” sesuai apa yang kita inginkan. Kemudian klik “Next” maka akan muncul gambar seperti dibawah ini :
131 300x225 Cara Instalasi Windows Server 2003 (ENTERPRISE)
KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR

14. Pada proses diatas kita biarkan default saja kemudian klik “Next” maka akan muncul gambar seperti dibawah ini :
141 300x225 Cara Instalasi Windows Server 2003 (ENTERPRISE)
KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR
15. Pada proses di atas kita diwajibkan mengisi “Product Key” Windows Server 2003(enterprise) setelah itu klik “Next” maka akan muncul gambar seperti dibawah ini :
151 300x224 Cara Instalasi Windows Server 2003 (ENTERPRISE)
KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR

16. Pada proses di atas kita diwajibkan mengisi “Computer Name and Administrator Password”. Jika sudah klik “Next” maka akan muncul gambar seperti dibawah ini:
161 300x226 Cara Instalasi Windows Server 2003 (ENTERPRISE)
KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR

17. Jika muncul peringatan seperti diatas kita klik “Yes” saja kemudian klik “Next” maka akan muncul gambar seperti dibawah ini:
171 300x225 Cara Instalasi Windows Server 2003 (ENTERPRISE)
KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR

18. Proses diatas adalah proses “Date and Time Settings” dimana kita diwajibkan untuk mengatur waktu sesuai tempat di negara mana kita tinggal kemudian klik “Next” maka akan muncul gambar seperti dibawah ini :
181 300x225 Cara Instalasi Windows Server 2003 (ENTERPRISE)
KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR
19. Pada proses di atas kita tinggal menunggu hingga muncul gambar seperti di bawah ini :
191 300x225 Cara Instalasi Windows Server 2003 (ENTERPRISE)
KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR

20. Proses diatas adalah proses “Networking Settings”. Pada proses ini kita biarkan default saja kemudian tekan “Next” maka akan muncul gambar seperti dibawah ini :
20 300x225 Cara Instalasi Windows Server 2003 (ENTERPRISE)
KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR

21. Pada proses diatas kita biarkan default saja kemudian klik “Next” maka akan muncul gambar seperti dibawah ini:
217 300x225 Cara Instalasi Windows Server 2003 (ENTERPRISE)
KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR
22. Pada proses diatas kita hanya tinggal menunggu proses instalasi hingga selesai kemudian akan muncul gambar seperti dibawah ini:
221 300x222 Cara Instalasi Windows Server 2003 (ENTERPRISE)
KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR
23. Jika muncul peringatan seperti diatas kita tinggal klik “Finish” dan proses instalasi Windows Server 2003(enterprise)pun selesai.

Senin, 25 Agustus 2014

Tugas RBJ 25 08 2014

Tugas RBJ 
1.  Fungsi software packet tracert
2. Fungsi dari peralatan jaringan sbb:
a.       Router
b.      Switch
c.       Hub
d.      Akses point
e.      Perbedaan router dengan switch
f.        Perbedaan switch dengan hub
g.       Perbedaan akses point dengan router

h.      Masukan gambar switch , router , hub , akses point

Jawaban

1.  Packet Tracer
Packet Tracer adalah sebuah software simulasi jaringan. Sebelum melakukan konfigurasi jaringan yang sesungguhnya (mengaktifkan fungsi masing-masing device hardware) terlebih dahulu dilakukan simulasi menggunakan software ini. Simulasi ini sangat bermanfaat jika membuat sebuah jaringan yang kompleks namun hanya memiliki komponen fisik yang terbatas.


           2. Fungsi dari peralatan jaringan 
a. Router
 
Router adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk membagi protocol kepada anggota jaringan yang lainnya, dengan adanya router maka sebuah protocol dapat di-sharing kepada perangkat jaringan lain. Contoh aplikasinya adalah jika kita ingin membagi IP Adress kepada anggota jaringan maka kita dapat menggunakan router ini, ciri-ciri router adalah adanya fasilitas DHCP (Dynamic Host Configuration Procotol), dengan mensetting DHCP, maka kita dapat membagi IP Address, fasilitas lain dari Router adalah adanya NAT (Network Address Translator) yang dapat memungkinkan suatu IP Address atau koneksi internet disharing ke IP Address lain.

b. Switch

Switch adalah perangkat telekomunikasi yang menerima pesan dari perangkat yang terhubung dengannya dan kemudian mengirimkan pesan hanya untuk perangkat yang pesan dimaksud atau sebagai sentral/konsentrator pada sebuah network. Hal ini membuat switch adalah perangkat yang lebih cerdas daripada hub (yang menerima pesan dan kemudian mengirimkan ke semua perangkat lain pada jaringan.) karena dapat mengecek frame yang error dan langsung membloknya
Switch jaringan memainkan peran integral dalam kebanyakan jaringan area lokal yang modern Ethernet (LAN). Mid-to-LAN berukuran besar mengandung sejumlah switch dikelola terkait. Kantor kecil / rumah kantor (SOHO) aplikasi biasanya menggunakan switch tunggal, atau semua tujuan-perangkat konvergensi seperti residental gateway untuk mengakses layanan broadband kantor kecil / rumah seperti DSL atau internet kabel.

c. Hub

Hub pada jaringan komputer hampir sama dengan perangkat jaringan lainnya seperti switch dan router. Hub pada umumnya dapat ditemukan dengan mudah pada perangkat jaringan komputer, alat ini sangat populer karena manfaatnya sangat vital dalam transmisi data. Hub merupakan perangkat yang dikategorikan masuk pada layer 1 Model OSI Layer. Hub merupakan perangkat dasar jaringan yang menghubungkan beberapa komputer atau jaringan lainnya pada satu network. Berbeda dengan router dan switch, hub tidak memiliki tabel routing dan akan mentransmisikan seluruh paket data ke semua segmen jaringan yang terkoneksi melalui hub tersebut.

d. Access Point

 Pengertian Access Point dan Fungsi Secara Lengkap - Hai sobat pelajar, pada kesempatan kali ini kita akan membahas seputar access point yang sering-sering ini kita dengar. Dalam artikel saya kali ini saya akan menuliskan pengertian dan fungsi dari istilah access point yang sedang kamu cari.

Pengertian Access Point
1. Access Point adalah sebuah perangkat jaringan yang berisi sebuah transceiver dan antena untuk transmisi dan menerima sinyal ke dan dari clients remote.

2. Access point adalah adalah perangkat, seperti router nirkabel / wireless, yang memungkinkan perangkat nirkabel untuk terhubung ke jaringan.

3. Access Point dalam jaringan computer adalah sebuah jalur akses nirkabel (Wireless Access Point atau AP) adalah perangkat komunikasi nirkabel yang memungkinkan antar perangkat untuk terhubung ke jaringan nirkabel dengan menggunakan Wi-Fi, Bluetooth atau standar terkait.

4. Access Point adalah perangkat yang digunakan untuk membuat koneksi wireless pada sebuah jaringan.

Fungsi Access Point
1. Mengatur supaya AP dapat berfungsi sebagai DHCP server
2. Mencoba fitur Wired Equivalent Privacy (WEP) dan Wi-Fi Protected Access(WPA)
3. Mengatur akses berdasarkan MAC Address device pengakses
4. Sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel

e.  Perbedaan router dengan switch

Beberapa teknisi memiliki kecenderungan untuk menggunakan istilah router, hub dan switch secara bergantian. Satu saat mereka berbicara tentang switch. kemudian mereka sedang mendiskusikan pengaturan router. Sementara itu, mereka hanya melihat pada satu kotak. Pernahkah anda bertanya-tanya apa perbedaan antara Hub, Switch dan Router? serta fungsi dari ketiga perangkat yang semuanya sangat berbeda dari satu sama lain, bahkan jika pada waktu mereka terintegrasi ke dalam satu perangkat. Dimana Anda menggunakan ketiganya? Mari kita lihat.
Pengertian Hub, Siwtch dan Router
Switch
Pada jaringan, perangkat berupa filter dan paket antara segmen LAN. Switch beroperasi pada lapisan data link (layer 2) dan kadang-kadang lapisan jaringan (lapisan 3) dari OSI Reference Model dan karena itu mendukung protokol paket. LAN yang menggunakan switch untuk bergabung ke segmen yang di tentukan untuk mengaktifkan LAN atau, dalam kasus jaringan Ethernet, Ethernet LAN diaktifkan.
Router
Sebuah perangkat yang digunakan bersama jaringan data paket. Router terhubung dengan setidaknya dua jaringan, umumnya dua LAN atau WAN atau LAN dan jaringan ISP. Router biasanya menjadi sebuah gateway, dimana dua atau lebih jaringan terhubung. Router menggunakan header dan tabel forwarding untuk menentukan jalur yang terbaik untuk meneruskan paket-paket, dan mereka menggunakan protokol seperti ICMP untuk berkomunikasi satu sama lain dan mengkonfigurasi rute yang terbaik antara dua host.
F .  Perbedaan switch dengan hub


Jika berbicara mengenai switch dan hub, tentulah erat kaitannya dengan sebuah alat jaringan computer. Sebelum membahas mengenai perbedaan switch dan hub, ada baiknya jika terlebih dahulu anda mengetahui mengenai pengertian dari switch ataupun hub. Kedua hal ini memang sama-sama berkaitan dengan alat jaringan computer, di mana hal baik switch maupun hub bertindak sebagai central ataupun pusat untuk dilakukannya pembagian koneksi yang saling terhubung dengan port-port lainnya untuk memperoleh koneksi dengan computer lainnya.

Switch
Switch adalah perangkat keras yang bertugas untuk mendistribusikan paket data dalam suatu jaringan komputer. Switch dapat mengenali topologi jaringan di banyak layer sehingga paket data sampai ke tujuan dengan tepat. Dalam jaringan, Switch menyaring dan meneruskan paket antara segmen LAN.  Switch beroperasi pada data link layer (layer 2) dan kadang-kadang network layer (lapisan 3) dari OSI Reference Model dan karena itu mendukung semua protokol paket.

Hub atau repeater
Hub adalah perangkat jaringan sederhana dan tidak mengatur alur jalannya data di jaringan, jadi packet data yang melewati Hub akan dikirim (broadcast) ke semua port yang ada. Hub umumnya digunakan untuk menghubungkan segmen LAN. Ketika sebuah paket tiba di satu port, paket data itu dicopy ke port lainnya sehingga semua segmen LAN bisa melihat semua paket data. Hal ini dapat membuat hub menjadi collisions dan memperlambat jaringan. 
--**--
Secara sekilas sulit untuk melihat perbedaan switch dan hub karena baik switch dan hub sama-sama memiliki beberapa port dari kabel RJ45 yang merupakan suatu tempat untuk terhubungnya antara konektor RJ45 yang terpasang pada ujung kabel jaringan.
  • Perbedaan switch dan hub yang pertama yaitu terletak pada colloision control, di mana pada Hub memiliki satu collision untuk semua port sedangkan untuk switch biasanya pada setiap port memiliki colloision control sendiri-sendiri. Colloision control merupakan pengontrol transmisi data atau informasi dalam kabel jarinagn LAN sehingga tidak terjadi tabrakan data.
  • Pada dasarnya, hub hanya memiliki 4 sampai dengan 12 port sedangkan untuk switch umumnya memiliki port yang lebih banyak.
  • Switch umumnya jika ditinjau dari keamanan, memiliki tingkat keamanan yang lebih ketat jika dibandingkan dengan Hub.
  • Switch dalam kecepatan transfer data pun lebih cepat jika dibandingkan dengan hub.
  • Hub memiliki harga yang lebih murah jika dibandingkan dengan switch 
  • Hub dipengaruhi oleh jumlah port, jika semakin banyak dan besar maka kesepatan proses transmisi semakin lambat berbeda halnya dengan switch karena jumlah port tidak mempengaruhi kecepatan transmisi data.
Dengan memahami beberapa uraian mengenai perbedaan switch dan hub, tentunya anda dapat menarik kesimpulan mengenai kekurangan dan kelebihan dari keduanya sehingga hal ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi anda.

G. Perbedaan akses point dengan router

Wireless router danAccess Point semakin samar. Suatu Access Point banyak yang mempunyai fitur Wireless Router.
Perbedaan Access Point dan Wireless Router
Lalu apa yang membedakan antara Access Point dan Wireless Routertersebut ? Apa kelebihan dan fungsi Access Point dan Wireless Routertersebut dalam jaringan wireless ? Access Point atau Wireless Router yang harus kita beli ?

Perbedaan Access Point dan Wireless Router

Dahulu, kita dapat membedakan antara Access Point dan Wireless Routerdari harganya. Wireless router lebih mahal dan Access Point lebih murah. Tapi saat ini hal tersebut semakin samar. Ada beberapa Access Point yang didalamnya sudah memiliki fitur Wireless Router. Ada beberapa Wireless Router yang harganya lebih rendah daripada harga Access Point.
Lalu apa yang membedakan antara Access Point dan Wireless Router ? Apa perbedaan Access Point dan Wireless Router ?
Berikut beberapa perbedaan dari segi fungsi antara Access Point danWireless Router :

Wireless Router

  1. Wireless Router dapat menghubungkan beberapa jaringan wireless yang berbeda atau beda subnet
  2. Wireless Router dapat menjadi DHCP server, dimana biasanya memerlukan server untuk service DHCP ini
  3. Wireless Router dapat membelokkan paket data yang ditujukan ke server tertentu (Port Redirect).
  4. Wireless Router dapat memetakan port service yang ada di pc/server ke port yang berbeda  (Port Forwarding).
  5. Wireless Router dapat digunakan untuk Internet Sharing atau akses internet ke beberapa komputer.
  6. Wireless Router dapat melakukan NAT, yang mana IP Public internet dari ISP beda dengan IP lokal komputer. NAT dapat dianggap seperti firewall, karena jaringan lain di internet tidak dapat secara langsung mengakses komputer anda, namun harus melalui Router dahulu.
  7. Wireless Router dapat menggantikan sebuah server jaringan yang menyediakan akses internet sharing atau bandwidth manager
  8. Wireless Router dapat melakukan Traffic Shaping / Bandwidth Management.

Access Point

  1. Access Point berfungsi sebagai pintu gerbang bagi pengguna jaringan wireless untuk masuk ke dalam jaringan.
  2. Access Point tidak dapat menjadi server DHCP
  3. Access Point tidak memiliki fasilitas Port Forwarding
  4. Access Point tidak memiliki fasilitas Port Redirecting
  5. Access Point tidak dapat menggantikan sebuah server jaringan / Internet sharing
  6. Access Point tidak memiliki fitur NAT, yang artinya tidak dapat menghubungkan 2 jaringan yang berbeda.
  7. Access Point semakin lambat respon dalam jaringan jika banyak user yang masuk / menggunakan jaringan
  8. Access Point tidak memliki fitur bandwidth Management / Traffic Shaping
Beberapa perbedaan Access Point dan Wireless Router di atas, merupakan perbedaan di fitur dasar dari sebuah peralatan wireless. Pada umumnya sebuah router dapat dikatakan sebuah server, karena router dapat melakukan fungsi yang dapat dilakukan sebuah server jaringan. Router dapat digunakan sebagai internet sharing, traffic management, bandwidth management, port forwarding, port mapping, NAT, dan lain lain.

H. 
Gambar  Switch

Gambar  Router

Gambar  hub

Gambar  Akses Point

Kamis, 21 Agustus 2014

Pengertian Komunikasi Data

PENGERTIAN KOMUNIKASI DATA



Komunikasi adalah suatu proses timbal balik yang terjadi ketika ada pengirim yang memberikan suatu informasi melalui media transmisi yang akan di berikan kepada penerima. Kalau data adalah bahan mentah yang akan dijadikan suatu informasi yang biasa kita berikan pada saat berkomunikasi.
    Komunikasi data adalah proses komunikasi yang secara khusus untuk mengirimkan data dari pengirim ke penerima melalui suatu media transmisi. Komunikasi data jaringan komputer adalah proses pengiriman maupun penerimaan data yang dikirimkan dari satu komputer ke piranti yang lainnya melalui suatu media transmisi

JENIS – JENIS KOMUNIKASI DATA
Secara umum jenis – jenis komunikasi data di bagi atau di golongkan menjadi dua macam yaitu :
žInfrastruktur ferestrial
      Aksesnya menggunakan media kabel dan nirkabel . Untuk membangun struktur terestrial ini membutuhkan biaya yang tinggi. Kapasitas bandwitch yang terbatas, biaya yang tinggi dikarenakan dengan menggunakan kabel tidak di pengaruhi oleh faktor cuaca, jadi sinyal yang di gunakan cukup kuat.
žMelalui satelit
      Wilayah yang di cangkup menggunakan satelit yang lebih luas, sehingga mampu menjangkau sebuah lokasi yang tersembunyi. namun membutuhkan waktu yang lama untuk berlangsungnya proses komunikasi. Kelemahan lain dari komunikasi via satelit adalah adanya gangguan yang disebabkan oleh radiasi gelombang matahari (Sun Outage) dan yang paling parah terjadi setiap 11 tahun sekali.

Mengapa diperlukan suatu teknik komunikasi data antar komputer satu dengan komputer atau terminal yang lain. 

Salah satunya adalah sebagai berikut :
žAdanya distributed processing(pemrosesan terdistribusi) , ini mutlak diperlukan jaringan sebagai sarana pertukaran data.
   
    Contoh: Transaksi sering terjadi pada suatu lokasi yang berbeda dengan lokasi pengolahan datanya atau lokasi di mana data tersebut akan digunakan, sehingga data perlu dikirim ke lokasi pengolahan data dan dikirim lagi ke lokasi yang membutuhkan informasi dari data tersebut.
žBiasanya lebih efisien atau lebih mudah mengirim data lewat jalur komunikasi, lebih-lebih bila data telah diorganisasikan melalui komputer, dibandingkan dengan cara pengiriman biasa. Ini biasa terjadi pada sebuah perkantoran dll.

žModel Komunikasi
Dalam proses komunikasi data dari satu lokasi ke lokasi yang lain, harus ada minimal 3 unsur utama sistem yaitu sumber data, media transmisi dan penerima. Andaikan salah satu unsur tidak ada, maka komunikasi tidak dapat dilakukan. Secara garis besar proses komunikasi data digambarkan berikut ini : Contoh proses komunikasi data

žBerikut ini penjelasan dari contoh komunikasi data tersebut
Source (Sumber). Peralatan ini membangkitkan data sehingga dapat ditransmisikan. Misalkan telepon dan PC (Personal Computer)
Transmiter (Pengirim). Biasanya data yang dibangkitkan dari sistem sumber tidak ditransmisikan secara langsung dalam bentuk aslinya. Sebuah transmisi cukup memindah dan menandai informasi dengan cara yang sama seperti menghasilkan sinyal-sinyal elektromagnetik yang dapat ditransmisikan melewati beberapa sistem transmisi berurutan. Sebagai contoh, sebuah modem tugasnya menyalurkan suatu digital bit stream dari suatu alat yang sebelumnya sudah dipersiapkan misalnya PC, dan menstransformasikan bit stream tersebut menjadi suatu sinyal analog yang dapat ditransmisikan melalui jaringan telepon.
Sistem Transmisi. Berupa jalur transmisi tunggal atau jaringan kompleks yang menghubungkan antara sumber dengan tujuan.
Receiver (Penerima). Receiver menerima sinyal dari sistem transmisi dan menggabungkannya ke dalam bentuk tertentu yang dapat ditangkap oleh tujuan. Sebagai contoh, sebuah modem akan menerima suatu sinyal analog yang datang dari jaringan atau jalur transmisi dan mengubahnya menjadi suatu digital bit stream.
Destination (Tujuan). Menangkap data yang dihasilkan oleh receiver.

žKomponen Komunikasi
ž
1. Sumber Data.
     adalah asal dari data yang akan di kirimkan.
  Pengertian sumber data adalah unsur yang bertugas untuk mengirimkan informasi, misalkan terminal komputer, Sumber data ini membangkitkan berita atau informasi dan menempatkannya pada media transmisi. Sumber pada umumnya dilengkapi dengan transmitter yang berfungsi untuk mengubah informasi yang akan dikirimkan menjadi bentuk yang sesuai dengan media transmisi yang digunakan, antara lain pulsa listrik, gelombang elektromagnetik, pulsa digital. Contoh dari transmisi adalah modem yaitu perangkat yang bertugas untuk membangkitkan digital bitstream dari PC sebagai sumber data mejadi analog yang dapat dikirimkan melalui jaringan telepon biasa menuju ke tujuan.


2. Pengirim

 adalah suatu piranti yang kita gunakan untuk mengrimkan data
3. Media Transmisi

adalah media yang digunakan sebagai sarana atau alat yang digunakan pada proses pengiriman data.
  Media transmisi data merupakan jalur dimana proses pengiriman data dari satu sumber ke penerima data. Beberapa media transmisi data yang dapat digunakan jalur transmisi atau carrier dari data yang dikirimkan, dapat berupa kabel, gelombang elektromagnetik, dan lain-lain. Dalam hal ini berfungsi sebagai jalur informasi untuk sampai pada tujuannya.
  Ada beberapa hal yang berhubungan dengan transmisi data yaitu kapasitas dan tipe channel transmisi, kode transmisi, mode transmisi, protokol yang digunakan dan penggunaan kesalahan transmisi.
  Beberapa media transmisi yang digunaka antara lain: twisted pair, kabel coaxial, serat optik dan gelombang elektromagnetik.


4. Penerima

adalah suatu piranti yang kita gunakan untuk menerima data yang dikirimkan.
  Pengertian penerima data adalah alat yang menerima data atau informasi, misalkan pesawat telepon, terninal komputer, dan lain-lain. Berfungsi mnerima data yang dikirimkan oleh suatu sumber informasi. Penerima merupakan suatu alat yang disebut receiver yang fungsinya untuk menerima sinyal dari sistem transmisi dan menggabungkannya ke dalam bentuk tertentu yang dapat ditangkap dan digunakan oleh penerima. Sebagai contoh modem yang berfungsi sebagai receiver yang menerima sinyal analog yang dikirim melalui kabel telepon dan mengubahnya menjadi suatu bit stream agar dapat ditangkap oleh komputer penerima.

ž5. Protokol
ž

 
  adalah aturan-aturan yang digunakan untuk menyelaraskan kegiatan komunikasi.
  Protokol dipergunakan untuk proses komunikasi data dari sistem-sistem yang berbeda-beda. Protokol merupakan sekumpulan aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi seperti pembuatan hubungan, proses transfer suatu file, serta memecahkan berbagai masalah khusus yang berhubungan dengan komunikasi data antara alat-alat komunikasi tersebut supaya komunikasi dapat berjalan dan dilakukan dengan benar.
  Beberapa hal yang berhubungan dengan tugas-tugas protokol antara lain:
  Mengaktifkan jalur komunikasi data langsung, serta sistem sumber harus menginformasikan identitas sistem tujuan yang diinginkan kepada jaringan komunikasi.
  Sistem sumber harus dapat memastikan bahwa sistem tujuan benar-benar telah siap untuk menerima data.
  Aplikasi transfer file pada sistem sumber harus dapat memastikan bahwa program manajemen file pada sistem tujuan benar-benar dipersiapkan untuk menerima dan menyimpan file untuk beberapa user tertentu.
  Bila format-format file yang dipergunakan pada kedua sistem tersebtu tidak kompatibel, maka salah satu satau sistem yang lain harus mamapu melakukan fungsi penerjemahan format.

žBENTUK-BENTUK KOMUNIKASI DATA
     Suatu sistem komunikasi data dapat berbentuk offline communication system (sistem komunikasi offline) atau online communication system (sistem komunikasi online). Sistem komunikasi data dapat dimulai dengan sistem yang sederhana, seperti misalnya jaringan akses terminal, yaitu jaringan yang memungkinkan seorang operator mendapatkan akses ke fasilitas yang tersedia dalam jaringan tersebut. Operator bisa mengakses komputer guna memperoleh fasilitas, misalnya menjalankan program aplikasi, mengakses database, dan melakukan komunikasi dengan operator lain. Dalam lingkungan ideal, semua fasilitas ini harus tampak seakan-akan dalam terminalnya, walaupun sesungguhnya secara fisik berada pada lokasi yang terpisah.

žSistem Komunikasi Off line.
       Sistem komunikasi Offline adalah suatu sistem pengiriman data melalui fasilitas telekomunikasi dari satu lokasi ke pusat pengolahan data, tetapi data yang dikirim tidak langsung diproses oleh CPU (Central Processing Unit). di mana data yang akan diproses dibaca oleh terminal, kemudian dengan menggunakan modem, data tersebut dikirim melalui telekomunikasi. Di tempat tujuan data diterima juga oleh modem, kemudian oleh terminal, data disimpan ke alamat perekam seperti pada disket, magnetic tape, dan lain-lain. Dari alat perekam data ini, nantinya dapat diproses oleh komputer.
ž
žPeralatan-peralatan yang diperlukan dalam sistem komunikasi offline, antara lain :
  
ž
ž1. Terminal
        Terminal adalah suatu I/O device yang digunakan untuk mengirim data dan menerima data jarak jauh dengan menggunakan fasilitas telekomunikasi. Peralatan terminal ini bermacam-macam, seperti magnetic tape unit, disk drive, paper tape, dan lain-lain.
ž2. Jalur komunikasi
        Jalur komunikasi adalah fasilitas telekomunikasi yang sering digunakan, seperti :                 telepon, telegraf, telex, dan dapat juga dengan fasilitas lainnya.
ž3. Modem
        Model adalah singkatan dari Modulator / Demodulator. Suatu alat yang mengalihkan data dari sistem kode digital ke dalam sistem kode analog dan sebaliknya.
ž Time sharing system
žTime sharing system adalah suatu teknik penggunaan online system oleh beberapa pemakai secara bergantian menurut waktu yang diperlukan pemakai (gambar 4.5). Disebabkan waktu perkembangan proses CPU semakin cepat, sedangkan alat Input/Output tidak dapat mengimbangi kecepatan dari CPU, maka kecepatan dari CPU dapat digunakan secara efisien dengan melayani beberapa alat I/O secara bergantian. Christopher Strachy pada tahun 1959 telah memberikan ide mengenai pembagian waktu yang dilakukan oleh CPU. Baru pada tahun 1961, pertama kali sistem yang benar-benar berbentuk time sharing system dilakukan di MIT (Massachusetts Institute of Technology) dan diberi nama CTSS (Compatible Time Sharing System) yang bisa melayani sebanyak 8 pemakai dengan menggunakan komputer IBM 7090.
žSalah satu penggunaan time sharing system ini dapat dilihat dalam pemakaian suatu teller terminal pada suatu bank. Bilamana seorang nasabah datang ke bank tersebut untuk menyimpan uang atau mengambil uang, maka buku tabungannya ditempatkan pada terminal. Dan oleh operator pada terminal tersebut dicatat melalui papan ketik (keyboard), kemudian data tersebut dikirim secara langsung ke pusat komputer, memprosesnya, menghitung jumlah uang seperti yang dikehendaki, dan mencetaknya pada buku tabungan tersebut untuk transaksi yang baru saja dilakukan.
žJARINGAN KOMUNIKASI DATA
žJaringan Komunikasi data atau Jaringan Komputer merupakan sekumpulan komputer yang saling terhubung satu sama lain menggunakan protokol dan media transmisi tertentu. Berdasarkan luas area cakupan yang dicapai jaringan komputer dapat diklasifikan menjadi : Local Area Network (LAN) dan Wide area Network (WAN). Luas cakupan LAN lebih kecil dari WAN biasanya terdiri dari sekelompok gedung yang saling berdekatan.
žTopologi jaringan
  merupakan suatu cara untuk menghubungkan komputer atau terminal-terminal dalam suatu jaringan. Model dari topologi jaringan yang ada antara lain: Star, Loop, ring dan Bus.

žTopologi Star
  Pada topologi ini LAN terdiri dari sebuah cntral node yang berfungsi sebagai pengatur arus informasi dan penanggung jawa komunikasi dalam suatu jaringan. Jadi jika node yang satu ingin berkomunikasi dengan node yang lain maka harus melalui sentral node. Fungsi central node disini sangat penting, biasanya dalam sistem ini harus mempunyai kehandalan yang tinggi.
žTopologi Bus
  Pada topologi bus ini, node yang satu dengan node yang lain dihubungkan dengan jalur data atau bus. Semua node memiliki status yang sama antara satu dengan yang lainnya.
žTopologi Loop
  Topologi Loop ini menghubungkan antar node secara serial dalam bentuk suatu lingkaran tertutup. Semua node memiliki status yang sama.
  Pada topologi loop ini, setiap node dapat melakukan tugas untuk operasi yang berbeda-beda. Topologi ini memiliki kelemahan, jika salah satu node rusak maka akan dapt menyebabkan gangguan komunikasi antar node satu dengan yang lainnya.
žTopologi Ring
  Topologi ring atau topologi cincin ini merupakan topologi hasil penggabungan antara topologi loop dengan topologi bus. Keuntungannya adalah bahwa jika salah satu node rusak, maka tidak akan mengganggu jalannya komunikasi antar node karena node yang rusak tersebtu diletakkan terpisah dari jalur data.
žKESIMPULAN
  komunikasi data adalah proses mengirim dan menerima data/informasi dari dua device atau lebih.
  alat-alat seperti komputer/laptop/printer/dan alat komunikasi lain yang terhubung dalam sebuah jaringan. Baik lokal maupun yang luas, seperti internet adalah salah satu bentuk dari komunikasi data. dan pada era sekarang ini. komunikasi data sudah menjadi hal yang lumrah dan telah dilakukan jutaan kali disetiap harinya.
žžMedia transmisiadalah media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi (data)






ž